Monthly Archives: June 2017

Science Camp seru di Citra Alam

 

Science camp merupakan kegiagro sayuratan outdoor dengan program sains yang menarik, menyenangkan, dan menantang bagi para pesertanya.

Setiap sekolah pastagroherbalinya punya cara tersendiri untuk meningkatkan kreativitas anak didiknya, cara yang unik dan menarik sebagai upaya untuk mengasah kreativitas anak. Peserta akan diberikan banyak kesempatan untuk mengeksplorasi sains bersama-sama.

Science camp merupakan pilihan kegiatan yang tepat bagi pelajar dari tingkat SD, SMP, dan SMA yang ingin mengetahui lebih banyak tentang kehidupan sains, di mana program science camp diambil dari ilmu-ilmu sains di luar kurikulum sekolah sehingga apa yang didapat oleh pelajar pada program ini dapat melengkapi ilmu sains yang diperoleh di sekolah. Selain itu, program ini dapat memicu minat belajar siswa dalam ilmu pengetahuan, mendorong rasa ingin tau dan membangun kepercayaan diri, jiwa kepemimpinan dan keterampilan.

Citra alam memiliki tiga lokasi Citra Alam Riverside-Bogor, Citra Alam Seaside-Anyer, Citra Alam Lakeside-Situ Gintung. Kegiatan science camp merupakan kegiatan dimana anak akan belajar melalui permainan simulasi. Seperti yang dilakukan oleh sekolah Pelita Bangsa pada tanggal 12-13 Januari 2017 di Citra Alam Riverside. Beberapa kegiatan yang dilakukan adalah seperti budidaya ikan dengan belajar dan mengenal ikan secara tradisional seperti memilih dan menyiapkan ikan jantan serta betina, menyiapkan ijuk untuk tempat bertelur ikan sampai melepas ikan ke dalam kolam.

Dalam kegiatan ini peserta juga belajar membajak sawah sampai menanam padi. Disini semua peserta akan merasakan sensasi membajak sawah yang masih menggunakan alat tradisional, biasanya disebut (luku) dalam bahasa jawa yang ditarik oleh sapi atau kerbau. Tentunya momen seperti ini menjadi hal yang menarik bagi peserta yang berasal dari kota yang baru pertama kali merasakan sensasi berkegiatan di dalam lumpur.  

Selain, membajak sawah para peserta juga mengenal dan belajar pestisida organik dari kulit jeruk, disini para peserta akan mempelajari bagaimana cara membuat pestisida menggunakan kulit jeruk. Pestisida ini mempunyai manfaat untuk membasmi hama semut, belalang, dan lalat. Cara membuatnya adalah dengan kulit jeruk yang sudah dikupas dari daging buahnya, dalam pembuatan pestisida diharapkan menggunakan kulit jeruk yang baru dikupas dari daging buahnya langsung. Agar kadar minyak atsiri tidak menguap. Kemudian dimasukakan ke daam panci dengan air yang sudah mendididh selama 15 menit. Setelah itu diamkan selama beberapa menit sampai air mendingin dan baru bisa digunakan.

Kegiatan selanjutnya adalah mengenal dan belajar pupuk kompos. Pupuk kompos terbuat dari sisa-sisa makhluk hidup baik dari hewan maupun tumbuhan yang sengaja dibusukkan oleh organisme pengurai. Organisme pengurai atau dekomposer bisa berupa mikroorganisme ataupun makroorganisme kompos berfungsi sebagai sumber hara dan sebagai media tumbuh bagi tumbuhan.

Yang tak kalah seru para peserta juga melakukan olahraga yang menantang yaitu rafting donut disungai ciliwung Cilember dengan melewati arus sungai  bebatuan  tentu saja menjadi tantangan tersendiri bagi anda yang menyukai tantangan. Masih banyak lagi kegiatan yang seru dan menyenangkan. Kegiatan science camp bertujuan untuk meningkatkan kompetensi siswa dalam bidang sains dan menumbuhkan rasa kecintaan terhadap lingkungan.

 

 

 

 

 

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather